Penerbit Kabar_Moe

MENJUAL TANAH MEMBELI GAYA HIDUP: Realitas Di Balik Gemerlap Pariwisata Bali

Penulis: MUTRIA FARHAENI || Editor: Hamjah Diha

Semula status sosialekonomi warga masyarakat Desa Kutuh yang menjual tanah itu adalah sebagai petani lahan kering. Tujuan mereka menjual tanah tentu saja untuk memperoleh uang, yang digunakan untuk membeli barang yang tersedia di pasar yang dibutuhkannya untuk bergaya hidup. Karena anugrah dari-Nyalah Buku yang berjudul “Menjual Tanah Membeli Gaya Hidup: Realitas Di Balik Gemerlap Pariwisata Bali” dapat diselesaikan.
Semula tanah yang dijual itu merupakan pertanian lahan kering yang oleh para pemiliknya digunakan untuk bercocok tanam palawija berupa kacang-kacangan, jagung, dan umbi-umbian seperti ketela pohon dan ketela rambat. Berdasarkan hal itu, dapat diketahui bahwa status sosial ekonomi warga masyarakat Desa Kutuh yang menjual tanah itu adalah sebagai petanilahan kering. Tujuan mereka menjual tanah tentu saja untuk memperoleh uang. Uang yang diperoleh itu dipakai untuk membeli barang yang tersedia di pasar yang dibutuhkannya antara lain untuk bergaya hidup. Berawal fenomena tersebut, penulis kemudian menggarapnya menjadi sebuah catatan penting yang disampaikan melalui buku ini.

ISBN : XXXXX-XXXX

Exit mobile version